SULUK PEMANCING KALI: Kaplok-ke Ndiasmu…!
SULUK PEMANCING KALI: Kaplok-ke Ndiasmu…! Saparella_Dunn, minggu Kliwon 2015 “Wong kok koyo linshang, senengane mung mancing wae”, Gus Bar, salah seoran g tetanggaku mengolok-olok aku saat aku mau berangkat mancing. “Mbok ya kolo-kolo nek minggu kliwon ki ngaji selapanan nang mesjid” dia menambahkan lagi. Aku pun hanya mesam-mesem kecut mendengar ocehannya, karena saat itu penduduk kampungku memang sedang sibuk mempersiapkan pengajian selapanan tiap ahad kliwon. “ Wedhuus…. Ngomong ngono kok yo pas ono wong akeh, pas ono pak kiai pisan”, kamprett koclooockk. Sebetulnya ndak ada masalah bagiku disamakan dengan linshang, hewan pemangsa ikan yang mblegedhus dan unyu-unyu itu. Namun aku prihatin dengan pola pikir sebagian tetanggaku yang sering memandang sesuatu dari sudut pandang yang sangat sempit. Di tambah lagi cara mereka mengajak dan melarang sesuatu, tidak memperhatikan ruang dan waktu yang tepat. “ Hadeeeh…” “Wheeh… Lha kok melu misuh-misuh yo aku, berarti aku yo ngono podo karo ...
